Dari Sumatra, Hingga Gaza, Hingga Caracas: Bagaimana Kapitalisme Ekstraktivis Bekerja

  • Banjir besar di Sumatra (sekitar 1.000 meninggal, hampir 1 juta mengungsi) disebabkan oleh deforestasi sistematis selama dua dekade untuk kebun sawit, tambang, dan industri pulp-kertas—lebih dari 200.000 hektare hutan hilang setiap tahun
  • Kapitalisme global beroperasi melalui “ekstraktivisme” (Eduardo Gudynas) dan konsep “Cheap Nature” (Jason W. Moore)—perampasan alam, tenaga kerja, dan kehidupan sosial dengan biaya serendah mungkin untuk pasar global
  • Gaza berfungsi sebagai “laboratorium hidup” bagi industri keamanan global, di mana teknologi militer diuji pada warga Palestina kemudian diekspor ke seluruh dunia oleh perusahaan seperti Elbit Systems, Lockheed Martin, dan Raytheon
  • Penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh AS merupakan contoh bagaimana kedaulatan politik dihancurkan untuk membuka akses ke sumber daya alam (minyak, gas, mineral)
  • Negara-negara Barat yang menuntut Indonesia menjaga “paru-paru dunia” justru memiliki saham di korporasi pelaku deforestasi dan mengimpor hasil perusakan hutan